Diposkan pada Ficlet, Fluff, Friendship

[Ficlet] 0.

ir-req-01

0.

Kim Mingyu & Kim Jiho / Fluff, Friendship / PG-15

Poster by IRISH @ Poster Channel

Jiho bukanlah tipe-tipe gadis cengeng yang menelfon 911 saat ketakutan tidur sendiri di rumahnya yang sepi.

 

***

 

Jiho kembali menyibak selimut lalu mengarahkan pandangannya ke penjuru kamar yang gelap gulita. Bukan tanpa alasan dia melakukannya, selain fakta kalau hanya dia yang ada di rumah saat ini, baru-baru saja ada penculikan yang para pelakunya masih jadi buronan polisi. Tentu jangan berharap Jiho dapat tidur nyenyak apalagi ditambah suara gesekan dedaunan dan anjing tetangga yang bersiul sedari tadi.

 

Drrtt… Drrtt…

 

Oh, baiklah, dia harap ini bukan satu dari adegan film scream yang terkenal.

 

Diambilnya ponsel yang terletak di atas nakas dan menekan tombol hijau tanpa berniat melihat siapa penelfonnya. Untuk sesaat hanya terdengar keheningan, lalu suara nafas yang memburu pelan. Jiho mencubit hidungnya sendiri, melakukan hal yang biasa ia lakukan untuk menetralkan dirinya agar tetap tenang dalam situasi yang menegangkan.

 

“Hallo.”

 

Tuh, ya ampun.

 

“Hallo?” Jiho kembali menimpali.

 

“Hallo? Ini dengan siapa?”

 

God! Jiho menatap sekelilingnya sekali lagi.

 

“Kim Jiho.”

 

Tidak ada jawaban.

 

“Hallo—”

 

Tokk… Tokk…

 

Mendadak suasana menjadi berantakan. Jiho mematikan ponselnya dan lantas turun dari ranjang, menimbulkan sedikit decitan lalu berjalan perlahan menuju jendela kamarnya. Katakan saja ini sudah masuk dalam waktu-waktu dimana Kim Jiho menjadi wanita yang sangat nekat.

 

Sungguh, dia tak akan menemukan seseorang memakai jubah hitam serta topeng ghostface sembari memegang sabit yang tajam, kan?

 

“Siapa di sana?”

 

Jiho tahu itu pertanyaan bodoh sepanjang masa.

 

Ditariknya nafas dalam-dalam lalu mendorong jendela dengan gerakan perlahan.

 

Sesaat dia mendadak ternganga. Tidak ada seseorang yang memakai jubah hitam. Tidak ada topeng ghostface di depannya. Dan, tidak ada juga sabit tajam yang bersinar di bawah teriknya malam. Jiho ulangi sekali lagi, halusinasinya soal makhluk astral memang patut diacungi ibu jari.

 

Yang ada di depannya justru lebih menambah adrenali.

 

“Happy anniversary.”

 

Kim Mingyu.

 

Bersama kemeja kotak-kotak merah tuanya. Dengan senyuman manis yang kentara. Serta sebuah cake berbentuk persegi dengan angka ‘0’ di tengahnya. Wah, Jiho rasa ini perpaduan yang sangat manis sepanjang masa.

 

“Apa yang kau lakukan di sini? Kau menelfonku, mengetuk jendela kamarku yang mana kau bahkan memanjat lantai dua Kim Mingyu!”

 

Pemuda itu terkekeh geli, “sindrom ditinggal orangtua sendirian ya?”

 

Disikutnya Mingyu hingga tangan yang memegang box cake itu hampir terjungkal saja. Bukan begitu, Jiho mana pernah terkena sindrom-sindrom tak masuk akal yang salah satunya disebutkan Mingyu. Hanya saja taktik yang pemuda itu lakukan terlalu membuatnya frustasi, dan lumayan kewalahan. Oh ya, tolong di-font italic ya, kalau Jiho bukanlah tipe-tipe gadis cengeng yang menelfon 911 saat ketakutan tidur sendiri di rumahnya yang sepi.

 

“Omong-omong ini anniversary apa? Terus kenapa angkanya, nol?”

 

Anniversary kita berdua, persahabatan kita.”

 

Lantas Jiho tertawa, “kita sudah lama kenalan di kafe loh, dan kau tidak mengingatnya?”

 

“Dasar tidak seru, angka nol ini melambangkan kita berdua. Angka ini tidak bisa dibagi, dikurang, namun dapat ditambah berkali-kali. Seperti kita berdua, tidak bisa dipisahkan, tidak dapat dijauhkan, namun terus saling mencinta dan menyayangi sepanjang masa. Ya kan?”

 

Jiho kemudian mengulas senyumnya.

 

Ah, andai ini anniversary yang lebih dari persahabatan saja.

 

***

END

2 tanggapan untuk “[Ficlet] 0.

  1. Jiho got friendzoned, Jiho got friendzoned! Kadang-kadang lingkaran pergaulan itu emang suka tega ya, yang satu naksir, yang satu pengen temenan.
    Halo, Intan, aku datang lagi (setelah berpanjang lebar di fic sebelah). Ntan mau koreksi redaksional lagi ngga? Aku koreksi ya, kalo ga mau abaikan aja komen ini tapi aku yakin kamu pasti mau haha (pede selangit).
    Yang bener itu ‘napas’, bukan ‘nafas’. Dan aku menemukan banyak kata ‘nafas’ di sini, jadi kurasa kamu mesti belajar mengolah permainan kalimat dengan lebih luas. ‘Menelepon’, bukan ‘menelfon’.Scream itu judul film, kan? Berarti huruf awalnya mesti dikapital. Dan btw, dogs don’t whistle, I guess? Kurasa anjing bisa menggonggong, menyalak, menggeram, dan kalo pun bunyinya ‘auuuu’ itu bukan berarti dia bersiul, karena kupikir siulan itu adalah bunyi yang dihasilkan oleh bibir, bukan tenggorokan. pasti ada istilah lain soal itu. ada typo, ‘adrenali’ seharusnya ‘adrenalin’.
    Trus ini: Oh ya, tolong di-font italic ya … nah itu bagusnya sih ‘tolong dicetak miring’ atau ‘tolong digarisbawahi’ dsb, karena menurut aku pribadi, penggunaan bahasa Indonesia lebih enak kalo sama rata apabila sudah ada ungkapan bahasa Indonesianya.
    Well, kayaknya itu aja deh. Semoga koreksi dari aku nggak mengubah gaya penulisan Intan ya. DAN TOLONG BILANG KE KIM MINGYU, KALO NGGA MAU MACARIN ANAK GADIS ORANG NGGA USAH SOK ANNIV ISH BIKIN BERHARAP AJA TERUS KAMU MAS! (loh) (eh maksudnya aku mewakili Jiho)
    Keep up the good work, Intan! Jangan lupa bahagia!

    Disukai oleh 1 orang

    1. Eh jadi napas bukan nafas? Menelepon / menelfon? Mungkin karena kedengarannya lebih ‘gimana gitu ya’ antara telfon dgn telepon padahal yg bener telepon. Sekali lagi Kak Eci makasihh, ini bkan cma ngebantu fanfictku aja tpi jga ngebantu tgs bahasa 😄😄 dan soal anjingnya, udh engga kepikiran lagi soalnya pas ngetik udah ngetik aja yg mana bisa cocok di hati padahal salah 😣Makasih lagi ya Kak Eci, jdi pingin cepet-cepet balik nulis fanfict lagi 💑

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s